Latihan Soal Sejarah Kelas 11 - Bab 2 : Pergerakan Kebangsaan Indonesia
Ringkasan Materi: Pergerakan Kebangsaan Indonesia
Pada bab ini, kita mempelajari bagaimana pergerakan kebangsaan Indonesia dimulai, yang sangat dipengaruhi oleh kebangkitan nasionalisme Asia. Tokoh-tokoh seperti Mahatma Gandhi (India) dengan gerakan Satyagraha dan Swadeshi, Sun Yat Sen (Cina) dengan Tiga Prinsip Rakyat, dan Jose Rizal (Filipina) melalui karya sastranya, menginspirasi kaum terpelajar Indonesia. Selain itu, faktor internal seperti pendidikan (Politik Etis) dan adanya Volksraad juga mendorong lahirnya kesadaran nasional.
Kesadaran ini melahirkan organisasi-organisasi modern. Dimulai dengan Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908, disusul Sarekat Islam (H.O.S Tjokroaminoto), dan Indische Partij (Tiga Serangkai). Puncak dari kesadaran persatuan ini adalah Kongres Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Gerakan ini juga didukung oleh kaum perempuan melalui Kongres Perempuan pertama (1928) dan kekuatan pers seperti Soenting Melayoe (Rohana Kudus) dan Medan Prijaji (Tirto Adhi Soerjo).
Manfaat Mempelajari Bab Ini: Memahami bab ini membantu kita mengerti bagaimana ide nasionalisme dan persatuan Indonesia terbentuk. Kita belajar pentingnya organisasi modern (seperti Boedi Oetomo) dan ikrar bersama (Sumpah Pemuda) dalam melawan penjajah. Pengetahuan ini penting untuk menghargai perjuangan para tokoh pergerakan dan peran pendidikan (STOVIA) dalam melahirkan kesadaran berbangsa, yang akhirnya berujung pada penyerahan Belanda kepada Jepang melalui Perjanjian Kalijati (1942).
Petunjuk Pengerjaan:
- Ujian ini terdiri dari 20 soal pilihan ganda.
- Setiap soal hanya memiliki satu jawaban yang benar (a, b, c, d, atau e).
- Klik tombol Mulai Ujian untuk memulai.
- Waktu pengerjaan adalah 30 menit.
- Setelah selesai, klik Cek Nilai untuk melihat skor dan pembahasan.




Posting Komentar